Apa Efek Samping Pimtrakol?



Pimtrakol punya beberapa varian produk. Efek sampingnya tentu sesuai dengan komposisinya. Namun perlu diketahui, yang disebut "efek samping" itu tidak selalu terjadi. Kadang terjadi, kadang tidak. Kadang ringan, kadang agak parah.

Efek samping ini biasanya terjadi pada orang yang sensitif. Sensitivitas orang itu berbeda-beda. Ada orang yang sensitif terhadap obat. Ada pula yang tidak begitu sensitif, alias sangat tahan terhadap obat. 

Selama ini Pimtrakol yang paling terkenal adalah Pimtrakol obat batuk pilek. Kandungannya ada empat:

  • Parasetamol
  • Pseudoefedrin
  • Klorfeniramin maleat
  • Guiafenesin

Parasetamol. Sebagian besar orang sudah akrab dengan parasetamol. Jarang menimbulkan efek samping. Tapi pada sebagian kecil orang, parasetamol bisa mengganggu fungsi hati.

Pseudo-efedrin. Efek samping yang bisa terjadi antara lain timbulnya perasaan gelisah, mual, hingga jantung berdebar-debar. Ini efek samping yang paling perlu diwaspadai dari Pimtrakol. Karena itu Pimtrakol tidak disarankan untuk bayi di bawah 2 tahun. 

Pada bayi, efek samping ini tidak langsung diketahui orang tua. Mungkin saja jantungnya berdebar-debar, tapi orang tuanya tidak menyadari. 

Klorfeniramin maleat. Efek samping yang paling umum adalah mengantuk. Bisa juga menyebabkan mulut kering. Efek samping mengantuk ini kadang malah menguntungkan, sebab anak jadi beristirahat.

Guaifenesin. Efek samping yang umum adalah gangguan saluran cerna.