Pimtrakol memiliki banyak varian. Tidak hanya varian rasa lemon-cherry-strawberry, tetapi juga varian berdasarkan gejala.
Yang paling banyak dikenal konsumen tentu saja adalah Pimtrakol flu dan batuk. Isinya kombinasi 4 macam obat.
1. Obat demam (parasetamol)
2. Pelega hidung tersumbat (pseudoefedrin)
3. Pengencer dahak (guaifenesin)
4. Pereda batuk dan alergi (klorfeniramin)
Bagaimana jika gejala sakitnya hanya demam dan batuk? Tidak ada pilek. Hidung tidak tersumbat.
Untuk keluhan seperti ini, anak tidak perlu minum obat yang isinya kombinasi 4 macam obat flu batuk. Cukup obat yang berisi obat demam dan obat batuk.
Memangnya kenapa kalau anak tidak pilek minum obat pilek?
Alasan pertama, obat pilek dalam kondisi itu tidak bermanfaat. Tidak pilek kok minum obat pilek. Buat apa?
Alasan kedua, obat-obat ini justru berpotensi menyebabkan efek samping yang tidak perlu. Misalnya obat pelega hidung pseudoefedrin bisa menyebabkan jantung berdebar. Kalai yang minum obat adalah anak-anak, mereka bisa saja mengalami jantung berdebar tapi tidak bilang ke orang tuanya karena tidak paham apa yang dialaminya.
Untuk alasan inilah Pimtrakol mengeluarkan varian Pimtrakol Demam & Batuk. Supaya anak tidak perlu mengalami efek samping yang tidak perlu.
